Sebanyak 9 pasang perwakilan ajang Jegeg Bagus dari 9 kabupaten dan kota di Bali resmi menjadi finalis Jegeg Bagus Provinsi Bali 2026 setelah mengikuti sashing ceremony (penyematan selempang) Jegeg Bagus Bali 2026 jumat (19/6) yang digelar di panggung terbuka Living world Denpasar. Upacara penyematan selempang secara simbolis ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Dr.Drs. I Wayan Sumarajaya,M.Si didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ni Made Dwi Ayu Oktarianti, SP.,M.Si kepada ke 9 pasang finalis. Selanjutnya ke sembilan pasang finalis akan mengikuti tahapan penilaian untuk memperebutkan gelar Jegeg Bagus terbaik Provinsi Bali. Proses penjaringan sudah dimulai dari beberapa waktu sebelumya di masing masing kabupaten dan kota yang bertujuan menjaring generasi muda Bali yang berkarakter, berwawasan budaya, serta memiliki kemampuan dalam mempromosikan pariwisata secara berkelanjutan.
Untuk tahun ini Pemilihan Jegeg Bagus
mengusung tema “Prananing Atma Raksa”, yang secara filosofis dimaknai sebagai penjagaan nafas kehidupan. Tema ini merepresentasikan semangat generasi muda Bali untuk senantiasa menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya, tradisi, serta kearifan lokal sebagai identitas utama Pulau Bali. Tema ini selaras dengan salah satu misi pembangunan daerah Bali : Menyelenggarakan Kepariwisataan Bali berbasis Budaya, Berkualitas dan Bermartabat.
Dalam sambutannya Kepala Dinas Provinsi Bali menyampaikan pesan kepada
para finalis Jegeg untuk menjadi agen perubahan yang tidak hanya cakap dalam berkomunikasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai adat, seni, budaya, dan filosofi kehidupan Bali yang berlandaskan konsep Tri Hita Karana.
Pada kesempatan ini 9 pasang finalis menyampaikan advokasinya berupa strategi dan rencana yang akan dilakukan sebagai Duta Pariwisata Bali selanjutnya.



